Begini Tips Menurut Jonathan “Emperor” Liandi, Agar Bisa Jadi Atlet E-sport Berbakat

Anakkost.tv – Menjadi Pemain Esports berbakat tentunya menjadi dambaan banyak kalangan. Terlebih untuk anak-anak muda milenial saat ini.

Namun hal tersebut tentu saja tidak akan bisa dicapai dengan cara yang mudah. Selain butuh ketekunan, juga tentunya dibutuhkan pula beragam talenta hebat untuk nantinya bisa bersaing bersama proplayer-proplayer lainnya.

Nah, bagi kami yang mungkin memang telah lama mendambakan menjadi seorang proplayer atau pun gamer hebat, kamu bisa simak nih, tips dari Jonathan “Emperor” Liandi. Tentang berbagai tips agar bisa menjadi seorang atlet e-sport hebat.

Siapa Jonathan “Emperor” Liandi?

Jonathan “Emperor” Liandi adalah  seorang proplayer yang memilih mengundurkan diri dan menjadi seorang creator bahkan juga streamer. Meski dikatakan bukan lagi seorang Atlet Esports namun Jonathan tetap mencintai game dan terus  menghidupi mimpinya itu hingga sampai sekarang.

Tips Agar Jadi Atlet Esports Berbakat

Beberapa waktu lalu, Jonathan “Emperor” Liandi pun telah mengungkapkan. Yang lebih tepatnya berbagai tips supaya kamu nantinya bisa menjadi atlet esports berbakat. Ini dia tipsnya :

  1. Mulailah dari hal yang di senangi

Jauh sebelum kamu menjadi seorang pro player, kamu tentunya harus mengingat jika yang kamu lakukan itu memang bermula dari video game, dari menjadi seorang gamer. Bahkan jauh di bawahnya lagi.

Mengejar ambisi menjadi seorang pro player tanpa menikmati game yang dimainkan akan menjadi sangat percuma dan ujung-ujungnya hanya akan menjadi beban untuk diri kamu sendiri.

Oleh karena itu, hal pertama yang semestunya dilakukan adalah menyukai atau lebih jauhnya lagi mencintai game yang kamu mainkan tersebut.

“Dulu sebenarnya engggak kepikiran sama sekali untuk bisa join ke esports, sampai akhirnya nyobain main Mobile Legends. Dari situ barulah tertarik untuk main lebih giat lagi dan ingin jadi proplayer,” ungkap Emperor dalam mengawali perjalanan kariernya.

  1. Bekerja Keras Untuk Meraih Cita-cita

Jonathan bahkan turut menceritakan, jika awal mula dirinya bergabung dengan tim esports ternama, EVOS. Dia turut pula berkisah kalau dulunya sempat berlatih berjam-jam tiap harinya demi bisa menjadi pemain yang bisa diandalkan.

Setidaknya dalam satu hari saja bisa mencapai 16 jam untuk bermain game. Dari sini bisa dibayangkan bagaimana upaya keras yang harus dilakukan demi meningkatkan skill papan atas untuk jadi seorang gamer.

  1. Kemampuan Sendiri dan Kekuatan Tim Adalah Hal yang Utama

Turut pula diungkapkan oleh Jonathan apabila kemampuan individual dan tim nyatanya memang haruslah seimbang. Apalagi untuk sebuah kompetisi.

Namun apabila kamu memang terpaksa harus memilih salah satu, maka dia pun menyarankan untuk memilih melatih kemampuan tim. Setidaknya jika kemampuan seseorang ada yang buruk, maka dengan kemampuan bekerja sama, kelemahan itu pun akan bisa ditutupi.

“Dua-duanya harus seimbang. Tetapi kalau disuruh pilih salah satu, kemampuan kerja sama tim lebih penting ketimbang kemampuan individu,” ungkapnya.

  1. Kerja Keras Bisa Mengalahkan Bakat

Yang ini memang betul kenyatannya. Dan memang tidak bisa dimungkiri, apabila permainan hebat juga datang dari bakat alami orang tersebut. Makanya ada banyak orang yang bisa langsung memenangkan banyak permainan tanpa jam latihan yang tinggi (banyak).

Namun menurut Jonathan, itu tidak akan berlaku banyak di dunia kompetisi atlet, karena pada dasarnya yang memiliki bakat bukan hanya satu orang saja, tetapi sangat banyak. Dan tanpa berlatih, bakat tersebut malah akan menumpul dan berujung menjadi sia-sia.

“Menurut saya, kerja keras adalah segalanya. Bakat tanpa kerja keras akan jadi sia-sia,” komentar pria yang saat ini menginjak umur 23 tahun tersebut.

  1. Miliki Visi dan Misi Yang Jelas

Bisa dikatakan yang menghentikan kamu berlatih adalah sebuaj kejenuhan terhadap latihan kamu sendiri. Pengulangan latihan yang terus menerus tentunya akan membuatmu lama-lama menjadi malas. Jonathan pun kemudian memberikan kunci mengatasi satu hal ini.

Sebut saja ketika dalam latihan yang dilakukan, kamu harus tahu satu tujuan mengapa kamu melakukan semua itu.

“Kamu harus memiliki visi dan misi yang jelas. Jadi bukan hanya sekadar bermain-main saja, tapi memang harus ada tujuannya,” tuturnya.

  1. Jangan Bingung Dengan Hardware

Keseringan yang dialami oleh diri kamu sendir,i sebelum meningkatkan skill, sudah bingung terlebih dahulu dalam mencari hardware (dalam kasus ini yang dimaksud smartphone) yang enak serta nyaman digunakan. Padahal mencari yang enak dan nyaman itu membutuhkan biaya yanv cukup besar bahkan juga belum tentu kamu memilikinya. Sehingga tentu saja hal tersebut malah akan membuatmu patah semangat terlebih dahulu.

Alangkah lebih bijak, apabila kamu tidak terlalu memikirkan terkait hal itu. Dan mulailah dengan apa yang kamu miliki serta berusahalah untuk meningkatkan kemampuan lewat hardware yang memang ada.

“Untuk permulaan mungkin tidak terlalu penting ya. Cuman kalo emang sudah ke arah yang lebih serius, sangat penting memiliki device yang memadai,” tambahnya.

  1. Siap Tanggung Resiko Menjadi Seorang Atlet

Nah, kalau dalam hal ini anggaplah jika kamu memang telah berhasil menjadi pemain yang berbakat dan menjadi bagian dari suatu tim esports. Maka kamu pun tentunya harus sudah bersiap-siap sejak awal akan risiko baru. Di mana akan susah membagi waktu untuk kehidupan diri sendiri.

Jonathan bahkan turut mengatakan dukanya dia ketika masih menjadi atlet adalah susah ada waktu di real life dan besar kemungkinan kamu juga akan mengalami hal tersebut. Tetapi karena kamu memilih jalan ini, maka sebaiknya kamu tidak mengeluhkan hal tersebut dan tetap saja fokus berkarir.

Jadi itulah mengenai Tips menjadi atlet eSports herbal menurut Jonathan “Emperor” Liandi. Semoga bermanfaat dan terimakasih.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments