Begini Cara Mengatur Strategi dan Formasi Ideal Hyper Carry Mobile Legends Season 17

Anakkost.tv – Game Mobile Legends mulai memasuki season yang terbaru yakni Season 17. Tentunya akan banyak sekali berbagai hal termasuk perubahan-perubahan yang terjadi di dalamnya.

Dari mulai revamp Hero, peningkatan skill, serta berbagai item tentunya turut disediakan oleh Moonton.

Termasuk dalam semua itu adalah perihal strategi perang yang begitu familiar di season 16, Hyper Carry.

Tentang Hyper Carry

Hyper Carry ini merupakan sebuah strategi perang yang ternyata begitu sangat populer di season 16 Mobile Legends tahun lalu.

Taktik single core yang juga turut diempani semua sumber daya buff serta gold, tentunya sangat ramai dipraktekan kala gelaran MPL Season 5 dan mengular ke public match.

Bahkan deiring dengan lajunya waktu, jajaran hero meta juga dikatakan sempat berubah menyusul perubahan patch dan juga hero adjusment yang membuat andalan-andalan hyper core menjafi kurang dobrakannya.

Bagaimana Nasib Hyper Carry di Season 17?

Seperti yang diungkapkan di atas, bahwa Hyper Carry ini memang begitu sangat familiar digunakan di dalam season 16. Walau dikatakan pergantian musim telah terjadi. Tentu saja hal yang serupa tersebut tidak akan mungkin dihilangkan begitu saja. Karena di Season ini pun, Hyper Carry ternyata masih bisa digunakan sekaligus digunakan oleh setiap player.

Strategi dan Formasi Ideal Hyper Carry Mobile Legends Season 17

Untuk di Season 17, strategi Hyper Carry ini nyatanya masih bisa dilakukan oleh kalangan pemain. Dan untuk bisa melakukannya, maka kamu bisa mengikuti tutorialnya di bawah ini :

1. Pilih Hero & Support yang Tepat

Benar sekali! Sejatinya berbagai hero memang bisa dibilang sangat dentik dengan hyper carry sebelumnya, yaitu sebut saja mereka adalah Ling dan Claude. Yang mana kedua Hero tersebut masih dikatakan sebagai prioritas utama untuk bisa tetap diamankan.

Karena pada dasarnya, kedua hero ini memang memiliki gerakan gesit dan juga bisa bolak-balik pertempuran dengan sangat cepat.

Namun, karena memang sangat pentingnya menjaga keamanan dari sang hyper carry, maka tentunya opsi dari hero support pelengkap saat ini boleh dibilang makin bervariasi saja.

Salah satu Hero support yang mendukung di antaranya Angela. Di mana nantinya juga akan bisa menambah sustain dan cc yang sebelumnya memang tak ernah dimiliki sang hyper carry ketika merasuk ke dalam tubuh mereka.

Selain itu ada juga Hero Luo Yi. Yang juga bisa dibilang mwmpunyai disable area luas, mengunci banyak hero sekaligus dengan damage burst yang dapat menyebar ke arah para lawan.

Selain itu, memiliki hero core cadangan juga menjadi hal yang teramat sangat penting. Yakni tentu saja untuk memperkuat amunisi mid dan late di dalam game.

Ada juga Lunox yang dikatakan mampu menembus pertahanan tanker atau fighter yang punya shield, bahkan juga bonus armor.

Lebih lanjutnya lagi ada hero Popol dan Kupa, yang sejatinya akan bisa menghancurkan objektif dengan cepat sambil juga bisa digunakan sebagai tank tambahan.

Mengenai Hypermart Carry ini, bahkan bisa dibilang telah cukup banyak tim atau pun kalangan player yang bahkan mulai berani mengambil resiko dengan cara meng-hyper carry-kan hero lainnya. Sebut saja seperti hero Leomord, Aldous dan Lancelot, sebagai bentuk variasi pick.

2. Formasi Laning

Selanjutnya memasuki Formasi Laning. Meski masih bisa fikatakan relevan, hyper carry saat ini tentu saja harus lebih bisa disesuaikan.

Pemilihan hero core yang tepat juga tentunya akan lebih menjamin kecepatan farm bqhkan kekuatan late game tim kami nantinya.

Untuk mengisi ruang dan mempertahankan agresi laning, pemilihan hero mage support bahkan bisa dibilang sangat krusial.

Salah aatunya kita ambil contoh yakni, hyper carry yang kerap dilakukan saat ini. Di mana juga sempat diperlihatkan oleh para pemain EVOS Esports di dalam pergelaran MPLI. Di mana mereka turut menaruh hero yang berbeda di formasi 1-3-1, hal itu dilakukan mengingat tendensi kontestasi buff yang riskan muncul di awal-awal game.

Dan tidak cuma itu saja, arena sesekali mengirim core utama untuk cari level solo lane lebih dulu di awal game juga bisa dikatakan menjadi hal yang nyatanya jauh lebih baik ketimbang harua susah-susah memaksa tarung fisik di level 1.

Maka dari itu pulalah, karena pada dasarnya para support dan tank ini memang bisa juga mengisi lane tengah, maka tentu saja akan juga semakin memudahkan kita dalam memperhatikan manuver musuh yang coba masuk ke jungle buff sambil kita mulai mengadu pukulan.

Hal tersebut, tentunya juga akan mampu memperkecil resiko core terciduk duluan selagi para Hero meningkatkan kesempatan melindungi buff tak tercuri.

Dan dengan demikian, maka mage dan tank nantinya akan punya sustain dan damage yang bisa dibilang bakal lebih mumpuni untuk pertarungan early game.

3. Rubah Peran Offlaner

Terakhir, untuk bisa lebih fokus terhadap hyper carry, maka sebaiknya kamu jangan sampai melupakan untuk menjaga sekaligus memberi ruang farm untuk core utama.

Offlaner juga sepertinya memang punya tugas untuk menjaga lane sambil membantu agresi sesering dalam tempo mungkin.

Hero dengan kemampuan wave clear cepat dan juga sustainibility baik bahkan bisa jadi atribut utama agar taktik ini bekerja dengan sangat baik.
Untuk kalangan hetonya sendiri, kamu bisa gunakan Uranus, Thamuz dan Chou yang sampai saat ini memang masih diklasifikasikan sebagai offlaner terbaik untuk strategi ini. Mengingat hero-hero tersebut juga bisa dikatakan mampu farming tanpa menghabiskan banyak waktu. Bisa pindah lane dengan cepat dan bertahan lama dalam situasi apa pun di Medan pertarungan.

Lebih jauhnya lagi, mereka pun memang tak perlu banyak pulang ke base karena pada dasarnya memang telah punya efek regenerasi atau yang sering disebut lifesteal.

Yups! Itulah tentang Cara Mengatur Strategi dan Formasi Ideal Hyper Carry Mobile Legends Season 17.

Terimakasih telah menyimak artikel ini.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments