Semakin Terpuruk di MPL Season 5. Ini Yang Jadi Penyebab EVOS E-sport Menjadi Lemah!

Anakkost.tv – Penampilan EVOS E-sport di MPL Seasone 5 semakin kacau dan beragam penampilan buruk pun tak lagi dapat terelakkan.

Tim yang semula digadang-gadang akan kembali menunjukkan taringnya pada pergelaran liga kali ini, kini justru terpuruk tak berdaya. Bahkan seolah-olah tak lagi bisa menunjukkan kegarangannya seperti yang pernah diperlihatkan di berbagai pertandingan sebelum ini.

Jatuh Bangun Penampilan EVOS E-sport di MPL Season 5

Sungguh di luar prediksi, apabila EVOS eSports yang dikatakan sebagai tim Mobile Legends terbaik dunia ini kini harus jatuh bangun di dalam menghadapi pertandingan di MPL Seasone 5 ini. Di mana Rekt dan kawan-kawan yang dinyatakan sebagai peraih trofi pertama Mobile Legends World Championships (M1) 2019 di Malaysia, November lalu tersebut seolah menjadi tumpul.

Hingga pada akhirnya berujung munculnya tren negatif EVOS eSports yang membuat mereka diragukan untuk bisa menyusul RRQ bahkan Bigetron eSports yang ini telah kokoh sebagai pemuncak klasemen. Lain daripada itu EVOS sendiri seolah kerap dibayangi suatu ‘kutukan’ sebagai tim papan atas yang tidak pernah mendapatkan trofi juara selama dua kali di sejarah MPL Indonesia.

Berbagai Hal Yang Jadi Penyebab EVOS Menjadi Lemah (Tidak Maksimal)

Di antara hal-hal berikut ini, mungkin bisa dikatakan yang menjadi penyebab kenapa EVOS e-sport menjadi Lemah, alias tidak maksimal di setiap pertandingan.

  1. Minim Persiapan

Mungkin ini menjadi hal yang sangat mempengaruhi penampilan EVOS E-sport sekarang ini. Di mana dikatakan jika tim di MPL season 5 lainnya sudah mempersiapkan tim sejak satu pekan menjelang pertandingan.

EVOS sendiri dikatakan baru menunjuk roster untuk bertanding pada H-1. Hal ini sejatinya pernah disebutkan oleh Rexxy saat ia mengawali debutnya di pekan kedua MPL.

“Sempat kaget juga, karena baru dikasih tahu tadi malam dan saya pun langsung latihan. Ada sih (kendala), saya baru pake (handphone) S8 kemarin malam setelah sebelumnya dikasih tahu (akan main di MPL),” ungaka Rexxy.

  1. Bongkar Pasang Formasi

Ini juga tidak kalah pentingnya. Mengingat kosongnya posisi tank yang sebelumnya dikuasai oleh Donkey, maka EVOS Esports pun mencoba untuk mengutak-atik formasi sekaligus menggeser Rekt ke posisi yang ditinggalkan Donkey. Meski hasilnya cukup baik bahkan EVOS bisa dikatakan meraih kemenangan, namun rasanya tim ini sudah tidak terlalu menekan lawan seperti yang kerap terlihat di musim-musim sebelumnya.

Rekt sendiri dikatakan mulai sering mengandalkan hero seperti Chou bahkan pula Karrie. Di mana dia pun harus terus-menerus berupaya untuk menurunkan tempo permainan sekaligus lebih sabar menunggu cukup farm. Sehingga boleh dikatakan jika EVOS seakan kehilangan jiwa ‘bar-bar’ yang sebelumnya telah mereka miliki.

  1. Efek Oura dan Donkey

Bisa jadi yang paling penting. Bahkan bisa dikatakan sudah menjadi rahasia umum apabila performa gemilang EVOS eSports di sepanjang tahun 2019 adalah berkat kerja sama apik antar para pemain andalannya mulai dari Wannn, Rekt, Luminaire, Oura bahkan pula Donkey. Empat dari lima pemain itu bahkan telahmasuk dalam Timnas Indonesia di SEA Games 2019 tahun lalu.

Dan setelah Oura memutuskan pensiun dini, sekaligus Donkey juga dikatakan tak pernah tampil di MPL season 5, rasanya cukup wajar apabila perlu adaptasi baru bagi pemain EVOS dari sisi internal tim. Pemain anyar seperti halnya Rexxy, Buts bahkan Bajan juga sepertinya masih perlu waktu lebih panjang untuk bisa menghadapi lawan yang tentunya sudah berpengalaman.

Nah itulah tentang hal-hal yang mempengaruhi penampilan EVOS, sehingga bisa dikatakan kurang maksimal (lemah). Bagaimana menurut pendapatmu?

Terimakasih

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of