Kupas Tuntas Lebih Lengkap Tentang DLSS 2.0 di Dalam Game

Anakkost.tv – Tentunya kamu pernah mendengar terkait DLSS. Apalagi bagi kamu para penggemar game. Namun apakah kamu sudah tau apa DLSS tersebut? Kenapa dikatakan sangat penting sekali untuk game?

Berikut penjelasan lengkapnya.

Apa itu DLSS

Untuk kamu yang mungkin belum memahami. DLSS ini merupakan kepanjangan dari “deep Learning Super Sampling”. Yang juga telah menjadi suatu fitur yang sudah ada sejak GeForce RTX hadir untuk pertama kalinya.

Di mana untuk fitur ini juga akan memungkinkan rekonstruksi image untuk mendekati kualitas visual dari target resolusi native-nya.

Fungsi DLSS

Lalu apa yang menjadi fungsi dari DLSS? Nah, ini dia terkait fungsi atau pun kegunannya.

Dengan adanya deep learning, DLSS ini tentunya akan mampu meningkatkan performa dari gaming sembari mempertahankan kualitas visualnya, di mana untuk fitur ini sendiri tentunya akan mampu menurunkan lebih dulu resolusi image ke lebih rendah yang selanjutnya akan direkonstruksi kembali ke resolusi yang seharusnya.

Sejarah DSLL

DSLL sendiri pertama kali diperkenalkan berbarengan dengan GeForce RTX tepatnya pada tahun 2018 lalu. Konsep DLSS sendiri pada saat itu nampak begitu menghebohkan apalagi dengan turut menawarkan sesuatu yang tadinya tidak masuk akal, menjadi masuk akal. Seperti halnya dalam peningkatan performa bahkan termasuk kualitas gambar.

“DLSS menggunakan TensorCores secara ekstensif dalam GPU Turing untuk mengimplementasikan jaringan saraf yang dalam (DNN) yang menawarkan gaming beresolusi tinggi di FPS tinggi dan meningkatkan kualitas gambar ke level sampel super.”

“Deep Learning Super Sampling (DLSS) adalah teknologi NVIDIA RTX yang menggunakan kekuatan AI untuk meningkatkan frame rate Anda dalam game dengan beban kerja intensif grafis. Dengan DLSS, gamer dapat menggunakan resolusi dan pengaturan yang lebih tinggi dengan tetap mempertahankan framerate yang solid. “ ungkap pihak pengembang saat DSLL pertama kali diluncurkan.

Konsep & Cara Kerja DLSS

Bagi sebuah game bisa mendukung DLSS, NVIDIA tentunya akan membutuhkan kerjasama dengan developer game tertentu, dimana developer tersebut nantinya akan memberikan sejumlah data untuk NVIDIA dalam memulai proses Training. Melakukan integrasi ke game dengan menyediakan opsi DLSS pada game milik mereka.

Nah, bila ditinjau dari sisi NVIDIA, Implementasi DLSS tentinya akan berlangsung sebagai berikut :

  1. Pre-processing

Nah, dalam hal ini, tim NVIDIA tentunya akan mengumpulkan banyak sampel gambar/frame dari game spesifik, untuk selanjutnya akan menciptakan sebuah versi ‘Perfect Frame’ (a.k.a ‘Ground Truth’) dengan kualitas luar biasa berkat metode accumulation rendering atau super-sampling (hingga 64x super-sample per pixel!), serta sejumlah pasangan frame (frame awal dan perfect frame) yang nantinya akan dimasukkan ke NVIDIA Saturn V DGX-based supercomputing cluster untuk memulai sebuah proses ‘Training’.

  1. Training

Pada supercomputer mereka, NVIDIA juga telah menciptakan sebuah deep neural network model, di mana hal tersebut bagi mereka bisa dimanfaatkan dalam hal membandingkan frame awal dengan versi ‘Perfect Frame’-nya.

Untuk tujuannya sendiri tentu saja untuk menciptakan sebuah proses untuk ‘mengubah’ input berupa frame awal, yang nantinya akan menghasilkan gambar yang semirip mungkin dengan ‘perfect frame’.

Dan di dalam tahap ini memang dilakukan secara berulang-ulang, hingga proses pun pada akhirnya akan menciptakan sebuah metode ‘post processing’, untuk bisa mengubah sebuah input frame resolusi rendah menjadi frame yang memiliki resolusi tinggi.  Berdasarkan proses ini, NVIDIA sendiri akan menciptakan sebuah library (bernama NVIDIA NGX) untuk selanjutnya akan diintegrasikan ke driver.

  1. Implementasi

Game serta GPU yang mendukung, ketika DLSS mulai diaktifkan, Tensor Cores nantinya akan mulai membaca informasi yang diintegrasikan ke driver tersebut untuk melakukan post-processing setiap frame agar bisa menghasilkan kualitas visual lebih baik. Post-processing ini sendiri sedianya dikerjakan oleh Tensor Core, sehingga tidak akan beban Shader Unit GPU seperti dalam proses Anti-Aliasing.

Nah, itulah mengenai penjelasan lengkap seputar DLSS. Terimakasih telah menyimak.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of