Dedi Corbuzier Meradang. Konten YouTube Miliknya Dicomot Media Asing

Anakkost.tv – Kabar tak mengenakan menerpa eks Mentalis profesional Deddy Corbuzier. Sosok aktris sekaligus YouTube yang dikatakan mempunyai hobby Nge-gym ini baru-baru saja mengalami kerugian terkait konten YouTube-nya yang telah di comot media asing.

Mantan suami dari Kalina Oktarani ini bahkan sempat layangkan protes, lantaran hingga saat ini konten miliknya masih berada di dalam website tersebut. Ia pun tak paham, dengan website tersebut yang memulai usaha dengan mencuri konten milik orang lain.

Pernyataan Jengkel Deddy Corbuzier di Instagram

Beberapa waktu yang lalu, di postingan akun Instagramnya pada Selasa (25/2), Deddy tampak meluapkan rasa kesalnya karena kontennya dicomot oleh salah satu website.

Bahkan Deddy juga mengungkap, jika sudah seminggu lebih tim-nya menghubungi pihak terkait (yang bertanggung jawab) dalam wesbite. Lepas dari itu Deddy pun tentunya merasa miris mengingat ada banyak pihak yang mengambil karya orang lain tanpa izin. Ia pun sampai tak habis pikir, karena masih banyak orang dengan mental pencuri seperti itu.

View this post on Instagram

Dear @wavesuara saya masih tidak mengerti bagaimana seseorang bisa memulai sebuah perusahaan lengkap dgn Website dll dgn mencuri konten konten kreator lainnya (bukan hanya saya) untuk kepentingan pribadi anda.. Sudah seminggu org saya menghubungi kalian tapi sampai saat ini beberapa konten masih ada di mana mana dgn nama anda.. (apapun alasannya) Saya sebagai pribadi sangat mendukung semua creator di Indonesia agar bisa lebih berkembang lagi dengan karya nya.. Mencuri karya orang bukan salah satunya.. Bukan menjiplak.. Bukan meniru.. Tapi mengambil karya org tanpa ijin dan pemberitahuan lalu menggunakan nya untuk kepentingan diri sendiri adalah salah dan melanggar hak cipta. KAPAN INDONESIA MAJU BILA MENTAL OKNUM MASYARAKAT NYA MASIH SEPERTI INI. I delete this when all my content u took been deleted.. Maybe.

A post shared by Deddy Corbuzier, Ph.D (@mastercorbuzier) on

“Dear @wavesuara, saya masih tdk mengerti bgmn seseorang bisa memulai sebuah perusahaan lengkap dgn Website dll dgn mencuri konten konten kreator yang lainnya (bukan hanya saya) utk kepentingan pribadi anda ….” tulis Deddy

Ia pun menambahkan,

“Sudah seminggu org saya menghubungi kalian tpi sampai detik ini beberapa konten masih ada di mana-mana dengn nma anda…. (apapun alasannya)”

“Saya sbg pribadi memang sangat mendukung semua creator di Indonesia agar bisa lebih berkembang lagi dgn karyanya…. Mencuri karya orang, bkn salah satunya…. Bukan menjiplak.. Bukan pula meniru…. Tapi mengambil karya org tanpa ijin dan pemberitahuan lalu menggunakan-nya untuk kepentingan diri sendiri adala salah dan melanggar hak cipta. KAPAN INDONESIA MAJU BILA MENTAL OKNUM MASYARAKAT-NYA MASIH SEPERTI INI I delete this when all my content u took been deleted…. Maybe…..” ungkapnya.

Wave Suara Unggah Ulang Konten Deddy Lewat Spotify

Semua hal tersebut tentu saja membuat Deddy Corbuzier meradang. Dan akhirnya diketahui pilajika konten dari kanal YouTube-nya tersebut ternyata telah dicuri oleh sebuah perusahaan bernama Wave Suara.

Setelah dicomot, konten karyanya tersebut kemudian diunggah ulang oleh Wave Suara dalam bentuk podcast di platform Spotify. Yang tentu saja semua itu tanpa seizin Deddy terlebih dahulu.

“Saya rasa itu company dri Vietnam kalau nggak salah. Tapi buat di Indonesia, dan beberapa bulan yang lalu saya jga baru tahu. Sempat dihubungi manager saya waktu itu untuk membeli konten saya,” ungkap Deddy saat dirinya diwawancarai di kawasan Senayan Rabu (26/2).

Namun Deddy pun menjelaskan, jika pada akhirnya tawaran tersebut tidak menemui kesepakatan. Dan bisa dikatakan hingga saat ini Wave Suara dinyatakan belum membeli konten miliknya.

“Akan tetapi, mereka mengontek manajemen saya itu setelah mereka nge-publish conten milik saya. Setelah 1 bulan,” ungkap Deddy.

“Jadi di-publish dulu, barulah nego. Itu saja sudah salah! ” tambahnya.

Pihak Wave Suara Telah Minta Maaf, Tapi Konten Deddy Belum Dihapus Semuanya

Lebih lanjut dikatakan oleh Deddy, bahwa sebenarnya pihaknya dinyatakan telah menghubungi perusahaan Wave Suara. Perusahaan itu sendiridikatakan tekah meminta maaf dan menjawab akan segera menghapus konten milik Deddy.

Namun alih-alih dihapus, sampai sekarang konten milik Deddy ternyata masih terpampang di dalam akun milik Wave Suara.

“Saya nggak nanya kenapa harus di take out. Tapi saya hanya nanya kenapa harus dicuri??” ucap Deddy.

Deddy pun tahu betul, jika selama ini memang banyak warganet yang telaj mengunggah ulang kontennya tapi bukan untuk kepentingan bisnis jadi ia tmpun tak mesti pusing. Beda dengan perusahaan tersebut (Wave Suara), yang merupakan sebuah company besar.

“Tapi kalau company besar khan, artinya dia nyari keuntungan juga dari sini. Dan yang diambilnya bukan dari saya doang,” tambah Deddy Corbuzier.

Kerugian Yang Dialami Deddy Setelah Kontennya Dicomot

Jika bertanya soal rugi. Tentu saja Deddy Corbuzier merasa sangat dirugikan.

Yang mana dikatakan jika Wave Suara, perusahaan asal Vietnam tersebut telah mengambil lalu mengubah konten video dari YouTube Deddy Corbuzier ke dalam bentuk audio.

Yang untuk selanjutnya audio tersebut pun diunggah kembali dalam bentuk podcast tepatnya di salah satu platform streaming Spotify.

“Kerugiannya gini, pertama kalau kita bicara mengenai uang, itu artinya dia men demonetize saya punya YouTube. Karena-kan penonton yang tadinya ke YouTube malah jadi ke ambil ke sana,” jelas Deddy.

“Dan kalau saya mau bicara uang, artinya dia merugikan saya dlm jumlah nominal, penonton saya jadi berkurang krna sekarang platform- nya ada di dia juga. Itu yang ke satu,” lanjut Deddy.

Selain omset iklannya yang dikatakan menurun, Deddy juga tentunya merasa kecewa lantaran ada beberapa konten yang memang sengaja tak ditayangkan di tempat lain, misal konten dengan tema politik. Justru di tayangkan di Wave Suara.

“Yg kedua ruginya adalah ada beberapa konten yg saya tidak mau tayangkan di tempat lain. Di mana ada konten-konten berupa politik, saya tampilkan dengan time code supaya nantiny tidak bisa dipotong. Nah, kalau ini diambil lalu dimasukin suaranya artinya bisa dipotong-potong orang dsb, awalnya dari mereka. Jadi akhirnya kita gk bisa kontrol tentang konten kita sendiri,” pungkas Deddy.

Nah itulah terkait ulasan Deddy Corbuzier yang Meradang akibat Konten Youtube-nya dicomot media Asing. Semoga dengan adanya kejadian ini akan membuat kita lebih bisa menghargai orang lain, terutamanya mengenai sebuah karya.

Terimakasih.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments