Sadis, atau Justru Memalukan? Jual Akun MMO Temannya Tanpa Izin, Pria Ini Digugat ke Pengadilan

Anakkost.tv – Kejadian ini terjadi di Beijing Cina, di mana salah seorang Gamers digugat oleh temannya sendiri terkait menjual akun MMO milik temannya tanpa izin.

Karena merasa tak terima, sang teman pun akhirnya membawa kasus ini sampai ke pengadilan.

Lantas bagaimana sih kronologi kejadiannya sehingga hal demikian nyatanya bisa terjadi?

Awal Mula dan Nama Game yang Dimainkan

Awal kejadian ini terjadi sewaktu kedua gamer ini tengah bermain game online, lebih tepatnya dalam genre MMORPG (Massively Multiplayer Online Role-playing Game). Di mana pada sesi game ini, nantinya akan ditemui yang namanya sistem microtransaction. Yang di mana membuat kebanyakan game MMORPG saat ini menjadi pay-to-win.

Nah, sewaktu mereka sedang bermain, dikatakan bahwa seorang pemain game Justice Online ini tanpa sengaja telah menjual akun milik temannya tersebut tanpa izin. Yang di mana usai kejadian itu, sang teman merasa tak terima hingga akhirnya menggugat temannya sampai ke pengadilan.

Alasan Temannya Menjadi Marah

Ketika sampai di pengadilan, akhirnya diketahuilah, jika sebab musabab kemarahan sang gamer terhadap temannya tersebut yakni, lebih kepada kesalahan temannya sendiri dalam menulis harga, di saat ingin menjual akun miliknya tersebut.

Yang di mana dikatakan sang gamer, bahwa seharusnya akun MMO miliknya tersebut adalah seharga USD1,4 juta atau setara dengan Rp19,6 miliar. Dan di sini sang teman malah menjualnya dengan harga yang ternyata sangat murah sekali, yakni Rp7,8 jutaan saja. Haha, pantesan….!

Buntut Kejadian

Buntut kejadian tersebut tentu saja sangat merugikan, bahkan pihak NetEase selaku developer dari game yang dimainkan harus turun tangan untuk mengembalikan akun si gamer tersebut.

Bahkan pula dikatakan, jika permasalahan tersebut harus kembali ditindak lanjuti untuk kedua kalinya lewat pengadilan.

Yang di mana teman dari si gamer tersebut pada akhirnya harus membayar ganti rugi kurang lebihnya sebesar Rp 180 juta, kepada orang yang sudah membeli akun tersebut setelah ia menjualnya.

Bukan hal yang aneh memang, mengingat jerih payah mereka dalam mendapatkan item tersebut, memang betul-betul sangatlah berharga, sekaligus sangat membanggakan.

Apalagi bila mengingat banyak waktu yang terbuang demi mendapatkan hal tersebut. Yang tentunya pula, siapa orangnya (pemain) yang rela untuk kehilangan hasil yang sudah mereka bangun lewat pengorbanan grinding sekaligus pada berkurangnya nominal saldo di rekening bank mereka.

Hal yang bisa dipetik dari hal ini yakni tentu saja jangan sembarangan dalam memberi harga. Pelajari dulu cara mendapatkannya seperti apa? Habis biaya berapa? Dan tentu saja yang paling penting di sini, jangan sembarangan menjual akun game orang lain tanpa izin! Bener gak?! Kiranya iti saja pembahasan kali ini. Terimakasih.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of