Fungsi dan Cara Menggunakan Clipboard Pada Produksi Film

Anakkost.tv – Hallo sahabat anakkost, pada kesempatan kali ini aku akan mengajak kalian semua untuk mengetahui cara menggunakan Clapperboard beserta fungsinya dalam pembuatan sebuah film (Produksi Film). Perlu kalian ketahui bahwa Clapperboard sendiri merupakan suatu alat yang berbentuk seperti papan dan terbuat dari kayu atau akrilik yang suka digunakan untuk memberikan informasi atau mengidentifikasi sebuah adegan dalam pembuatan film, agar dalam bagian editing bisa lebih mudah dan tidak bingung memilih bagian yang mana yang harus didahulukan.

clipboard

Nah, selain untuk mencocokan alur cerita kadang dalam sebuah pembuatan film juga suka dilakukan perekaman track audio secara terpisah agar mendapatkan kualitas audio visual yang optimal sehingga diperlukannya Clapperboard agar mudah di temukan bagian mana yang sesuai. Pada intinya gambar dan suara direkam menggunakan alat yang berbeda.

Berbagai Informasi Yang Suka Dibuat Dalam Clapperboard

  1. Scene – Bagian yang menunjukan nomor adegan yang biasanya tertera pada skenario itu sendiri
  2. Take – Bagian ini menunjukan bagian take yang akan dipakai
  3. Sound – Bagian ini menunjukan jikalau ada sound yang harus dimasukan dalam adegan saat itu.
  4. Prod – Bagian yang menunjukan judul film yang sedang di produksi.
  5. Dir – Bagian yang menunjukan nama dari Sutradara Film tersebut
  6. Date – Bagian yang menunjukan tanggal waktu syuting atau pengambilan gambar
  7. Camera – Bagian yang menunjukan bagian penataan kamera
  8. Int and Ext – Bagian yang menunjukan pelaksanaan adegan dilakukan di dalam atau di luar ruangan.

Baca Juga Siapkan Diri Untuk Hadir di Youtube Fanfest 2016

Itulah beberapa penjelasan mengenai hal – hal yang biasanya tertera di Clapperboard dalam pembuatan sebuah film. Untuk lebih jelasnya Clapperboard sendiri digunakan pada saat pengambilan adegan atau gambar dan suara dalam produksi film dimana setiap akan merekam adegan selalu diawali dengan Clapperboard yang sebelumnya telah diisi dengan tulisan. Biasanya suka disertai dengan pernyataan kru film tentang detail adegan yang harus dilakukan dan setelah siap kru akan mengantupkan Clapstick setelah ada aba – aba “Action” dari seorang sutradara.

Untuk ukuran Clapperboard profesional memiliki ukuran standar 9.75” x 12” dengan area penulisan 8” x 12” jadi sisanya Clapstick. Untuk Clapstick sendiri biasanya terdapat sebuah magnet yang digunakan untuk menjaga keseimbangan antara kedua pelat baja sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Baik itulah sedikit penjelasan mengenai fungsi dan cara penggunaan Clapperboard pada sebuah produksi film dan memang perlu kalain coba agar semuanya tersusun dengan rapih dan baik. Satu hal lagi perlu kalian ketahui bahwa penemu Clapperboard (papan dengan kedua tongkat) diciptakan oleh Leon M. Leon pada tahun 1903 – 1998. Akan tetapi seiring perkembangan zaman maka munculah Clapperboard digital, untuk Clapperboard digital sendiri ditemukan oleh Matthew L. Davies, Terimakasih.

data-ad-client="ca-pub-2617427438224044" data-ad-slot="4082072217">

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar