Atta Halilintar di Laporkan ke Pihak Berwajib Terkait Video Penistaan Agama!

Anakkost.tv – Jika beberapa hari ke depan kita sempat dihebohkan oleh kasus flagiarisme yang dilakukan oleh calon sarjana. Maka kali ini dunia kembali dihebohkan oleh kasus baru yang dilakukan oleh Youtuber no 1 Asia, yakni Atta Halilintar.

Namun yang menjadi letak bedanya, kasus yang dilakukan oleh Atta ini bukanlah suatu tindakan flagiarisme. Melainkan lebih dituding atas pencemaran agama. Lantas seperti apakah latar belakang video nya tersebut sehingga disinyalir telah melakukan penistaan agama? Dan siapa pula yang nyatanya telah melaporkan Kakak tertua Gen Halilintar itu ke pihak berwajib? Berikut penjelasan lengkapnya.

Video Atta Terkait Penistaan Agama

Seperti yang kita ketahui jika Atta Halilintar ini merupakan seorang Pengusaha, Youtuber, bahkan Fublik Figure yang begitu banyak diminati oleh kalangan masyarakat. Namun dibalik kesuksesan nya, memang nyatanya banyak pula timbul beragam cobaan berat yang mesti dihadapi Youtuber dengan subscriber 19,8 juta ini.

Sebut saja salah satunya tentang perseteruannya dengan Bebby Fey. Dan untuk kali ke dua. Cobaan sepertinya kembali datang menghampirinya. Yakni karena diduga menistakan agama tertentu. Hingga membuat dirinya kini resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Rabu (13/11/2019).

Channel Youtube yang Re-Upload Video Atta Terkait Video Penistaan Agama

Awal dari kasus penistaan Agama yang dilakukan oleh Atta Halilintar tercium oleh publik. Manakala bermula dari tersebarnya salah satu video yang di upload oleh channel YouTube bernama Gunawan Swallow.

Dimana dalam cuplikan video tersebut, memperlihatkan bagaimana Atta dan beberapa Geng Halilintar lainnya sedang melakukan adegan sembahyang (shalat) dengan tubuh digoyang-goyang. Saling menggerk-gerakkan tubuh, pula bergantian menginjak kaki yang satu dengan yang lainnya. Bahkan di penghujung video yang diunggah tersebut memperlihatkan bagaimana saat itu ditengah-tengah adegan shalatnya Atta terlihat menerima telpon bahkan sambil berteriak-teriak.

Dan karuan saja, video yang nyatanya telah diupload kurang lebihnya sekitar setahun lalu yang kembali diunggah ulang oleh akun Gunawan Swallow ini menimbulkan banyak reaksi. Bahkan kabarnya video tersebut pun menjadi sangat viral sampai-sampai ramai diperbincangkan hingga ke luar Indonesia. Sebut saja salah satunya Negara Malaysia.

Pihak Yang Melaporkan Terkait Video Atta Halilintar

Karena saking maraknya video yang di unggah tersebut, pihak KPI LSM bernama KPK (Komunitas Pengawas Korupsi) akhirnya melaporkan Youtuber dengan subscriber terbanyak di Indonesia ini. Atta dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 156 a. Sekaligus UU ITE, pasal 28 ayat 2. juncto Pasal 45 a tentang dugaan ‘Penistaan Agama’.

Laporan tersebut saat ini telah teregister dengan nomor LP/7322/XI/2019/PMJ/Dit Reskrimsus. Tertanggal 13 November 2019.

Atta sendiri dilaporkan bersama dengan sebuah akun YouTube yang mengunggah konten terkait yakni Gunawan Swallow. Sosok yang dianggap telah menyebarkan kembali video tersebut, tepatnya di akun YouTube miliknya.

“Saudara Atta Halilintar dan akun YouTube Gunawan Swallow. Dilaporkan dengan dugaan pelanggaran Pasal 156 a dan UU ITE   pasal 28 ayat-2 juncto Pasal 45 a. Yakni terkait Dugaan Penistaan Agama. Yang diduga telah dilakukan oleh Atta Halilintar serta kawan-kawan.” ucap Firdaus di Polda Metro Jaya.

Bahkan hal terkait video yang diunggah tersebut, nyatanya turut pula menuai reaksi dari salah seorang pemuka agama, yakni Ustad Ruhimat. Yang juga memberikan komentarnya karena dia sendiri merasa bahwa adegan-adegan tersebut nyatanya memang bertentangan terlebihnya dengan ajaran islam.

“Saya, Kepala Departemen Agama ormas KPK. Kami punya advokat sending. Bahwa pada videonya tersebut, ada adegan-adegan tentang shalat seperti dipermainkan. Jadi kalau dalam shalat kan ada adab, syarat, dan peraturan, dan lain-lainnya. Jangankan untuk main hape dan loncat-loncat. Melirik pun, batuk pun, tiga kali bergerak sudah batal sholatnya,” ucap Ustad Ruhimat.

Bahkan ia pun melanjutkan,

“Akan tetapi dia dengan sengaja bikin. Tentunya kami punya hak untuk menegur. Sekaligus terkait perbuatan yang berkaitan dengan pelecehan, atau mempermainkan agama.” tambah Ustadz Ruhimat.

Seperti yang kita ketahui, video berdurasi kurang lebih 5 menit lebih ini sebenarnya merupakan video lama. Namun pada kenyataan bahwa video tersebut menjadikan praktik ibadah sebagai bahan pembuatan konten, tentu saja hal tersebut telah merupakan salah satu hal yang tentunya melecehkan agama Islam.

Bahkan karena hal itu pula Firdaus Oiwobo sampai-sampai mengakui jika pihaknya enggan untuk melakukan komunikasi terlebih dahulu dengan pihak dari Atta Halilintar. Karena menurut Firdaus pula, komunikasi untuk upaya meluruskan duduk perkara adalah suatu hal yang sia-sia.

“Tidak ada. Buat apa komunikasi? Sekarang jawab saja! Tidak usah komunikasi. Jawab saja laporan kami!” ucap tandas Firdaus di SPKT Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2019).

Namun kendati demikian, pihak LSM KPK saat ini memang belum memeriksa secara pasti, tentang apakah video itu memang masih tayang di channel YouTube Atta Halilintar ataukah sudah tidak.

Bahkan Firdaus sendiri mengakui, bahwasanya poin utama pelaporannya bukan soal masih tayang atau tidaknya video tersebut. Melainkan lebih terhadap daripada isi kandungan yang dimuat dalam konten video tersebut.

“Kita enggak ngecek akun (YouTube) nya Atta. Kan sudah saya bilang. Kita ini objek. Dan subjek yang memang kita laporkan itu, akun YouTube-nya Ridwan “Gunawan Swallow”. Dan Atta, sebagai pelaku, di konten (video) YouTube tersebut.” Pungkas Gunawan.

Nah, itulah. Seputar pembahasan mengenai Atta Halilintar yang belum lama ini kembali mendapat sorotan publik. Bahkan sampai-sampai dilaporkan kepada pihak berwajib terkait video penistaan agama. Semoga hal ini menjadi gambaran terutamanya untuk kita semua kedepannya agar tidak membuat konten-konten serupa.

Terlebihnya dalam hal sembahyang. Karena walau pun tujuannya memang untuk kebaikan. Belum dimungkinkan, orang lain akan bisa sependapat dengan kita. Terimakasih.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments